Darah Rendah

Darah Rendah – Secara umum tekanan darah rendah bukanlah suatu penyakit dan tidak akan menyebabkan kematian. Bahkan, orang yang tekanan darahnya rendah cenderung berusia lebih panjang daripada yang tekanan darahnya tinggi, Sebagian orang bertekanan darah rendah disebabkan oleh gizi makanan yang kurang. Namun sebenarnya, penyebab utamanya adalah makanan yang dimasak dan yang telah diporses hingga kandungan gizinya hilang.

Darah Rendah

Darah Rendah

Tekanan Darah Rendah

Penderita tekanan darah rendah ditandai dengan rasa lemah dan gampang lelah, kepala sering pusing, sesak nafas, tidak dapat berkonsentrasi, dan sering mengalami gangguan pencernaan. Meskipun demikian, semua tanda-tanda itu bukan semata disebabkan oleh tekanan darah rendah, karena tekanan darah rendah itu sendiri kemungkinan juga disebabkan oleh penyakit lainnya. Penderita tekanan darah rendah perlu diberi minuman sari sayuran segar yang dapat dengan cepat membentuk butir-butir darah merah.

Darah rendah (hipotensi) berbeda keadaannya. Mutu sel darah merahnya normal dan tidak unsur darah yang kurang, namun tekanan pemompaan darah oleh jantung yang melemah. Karena normalnya tekanan darah seseorang adalah 120/80 mmHg. Bila tekanan darah berada di bawah nilai normal, dinilai sebagai darah rendah atau hipotensi. Syaratnya, diukur pagi hari saat bangun tidur sebelum melakukan aktivitas fisik apa-apa. Bila ternyata lebih rendah, diukur ulang keesokan harinya, dan bila tiga kali pengukuran pada hari berikutnya masih tetap lebih rendah, baru sejatinya itu dinamakan sebagai darah rendah.

Beberapa penyebab darah rendah adalah :

  1. Dehidrasi
    Dehidrasi biasanya diakibatkan karena kurangnya tubuh dalam mendapatkan kecukupan cairan. Hal ini bisa diakibatkan misalnya setelah melakukan olahraga yang berat maka mereka kemungkinan dalam mengalami masalah dehidrasi bisa saja terjadi. Dan hal ini jika dibiarkan maka akan memicu terjadinya masalah tekanan darah rendah. Gejalanya yang terjadi adalah sakit kepala atau kepala pening, berkunang-kunang sampai kasus yang parah adalah pingsan.
  2. Pendarahan
    Penyebab darah rendah selanjutnya adalah akibat dari pendarahan yang bisa saja disebabkan karena kecelakan, operasi dan lainnya. Kekurangan darah adalah salah satu penyebab dari terjadinya masalah kondisi hipotensi. Dan jika Anda mengalami masalah tersebut maka sebaiknya langsung melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
  3. Inflamasi yang terjadi pada organ tubuh
    Inflamasi atau peradangan yang terjadi pada tubuh bisa berhubungan dengan adanya masalah tekanan darah rendah. Mengapa demikian? Proses hal tersebut terjadi adalah organ yang mengalami peradangan. Sehingga pembuluh darah yang mengelilingi jaringan yang mengalami inflamasi. Hal itupun kemudian akan menyebabkan suatu volume darah mengalami pengurangan dan pada akhirnya memicu terjadinya masalah tekanan darah rendah.
  4. Otot jantung lemah
    Penderita penyakit otot jantung lemah biasanya mempunyai resiko yang besar dalam mengalami masalah tekanan darah rendah. Yang dimaksud disini adalah adalah bahwa otot jantung lemah otot jantung yang gagal dalam mengurangi darah yang dipompa. Penyebab dari hal tersebut terjadi adalah akibat dari serangan jantung atau juga akibat infeksi virus jenis tertentu.
  5. Penyumbatan pembuluh darah
    Jika pembuluh darah yang mengalami sumbatan, jaringan yang bertugas dalam mengirimkan sinyal ke jantung dan juga mengalami hambatan. Sehingga berbagai kontraksi reguler di dalam jantung ikut mengalami gangguan. Kondisi yang seperti ini bukan hanya berhenti sampai disitu saja. Sebab jika memang hal tersebut dibiarkan, penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah juga mampu memicu suatu tekanan darah rendah.
  6. Detak jantung tidak normal
    Sebaiknya periksakan detak jantung Anda. Jika hal tersebut terjadi, jadi bisa saja Anda menderita masalah tekanan darah rendah. Hal ini disebabkan detak jantung yang mengalami ketidaknormalan yang bisa membuat kontraksi di dalam jantung mengalami gangguan sehiangga jumlah darah yang memang dipmompa menjadi kurang dan kemudian berujung dengan kondisi masalah hipotensi.
  7. Kehamilan
    Hal ini merupakan salah satu hal yang wajar selama masa kehamilan. Namun sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter, karena jika memang hal tersebut dibiarkan maka hal ini bisa memicu terjadinya gangguan dari nyawa janin akan terancam juga.
  8. Infeksi tertentu
    Jika ada masalah bakteri yang menyerang organ tubuh dan juga memasuki pembuluh darah, dan mereka akan memproduksi racun yang bisa mengganggu kinerja dari aliran darah. oleh karena itulah, infeksi yang juga bisa mmeunculkan kondisi dari tekanan darah rendah.
  9. Kurang nutrisi
    Sebaiknya jangan anggap sepele makanan yang Anda makan dalam setiap harinya. Hal ini disebabkan karena jika sampai Anda mengalami masalah kekurangan nutrisi, tekanan darah bisa saja menjadi menurun dengan drastis. Sebaiknya pastikan bahwa Anda mengonsumsi kedelai dan juga jenis kacang-kacangan.
  10. Infeksi tertentu
    masalah endokrin bisa menyebabkan terjadinya penyakit tiroid. Selain itu juga bisa memicu terjadinya kekurangan hormon adrenalin, kadar gula darah yang rendah dan juga penyakit diabetes. Dan seluruh dari kondisi tadi juga bisa menyebabkan suatu tekanan darah rendah. Hal ini disebabkan karena, endokrin merupakan salah satu kelenjar yan mengontrol atau mengendalikan produksi dari hormon dan juga aliran darah. sehingga jika mengalami masalah, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya tekanan darah yang ikut menurun.

Itulah informasi mengenai darah rendah. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Darah Rendah


=====================================

>>> Kapsul Herbal Darah Rendah Untuk Mengatasi dan Mengobati Penyakit Darah Rendah Serta Menormalkan Tensi Darah, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Darah Rendah and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>